Malam itu aku pergi seperti biasanya, tujuanku tidak lain adalah wifi id. Karena saat itu aku belum mempunyai wifi hanya tempat itulah tempat kesenanganku. Tidak seperti anak lain yang main ke warnet, aku karena berpikir lebih murah aja di wifi if. 2 jam untuk di warnet bisa dihabiskan satu hari di tempat itu. Karena tempatnya cukup sepi juga alasan aku menyukainya. Aku menyukai kesendirianku, nyaman saja engga harus ribut – rebut ataupun banyak masalah.
Aku main game, menonton film, menulis juga seperti sekarang ini, ataupun belajar hal – hal yang aku sukai seperti desain, video, ataupun coding. Aku seorang yang belajarnya lambat, aku bisa bilang itu karena sampai sekarangpun aku belum bisa menghasilkan uang dengan keahlianku itu. Sebentar, apakah itu dapat dijadikan sebagai acuan? Haha mungkin saja tidak ya tapi itu acuan dari diriku sendiri.
Kamu tahu semua yang aku lakukan dengan sukarela itu ialah hal yang benar – benar aku sukai. Sehabis pulang sekolah pasti aku ke tempat kesayanganku itu, jika tidak ada kegiatan lain yang lebih penting. Kan tidak selalu yang kita sukai bisa terpenuhi, ada kehidupan nyata atau hal yang lebih penting daripada itu, apa kalian mengalaminya juga?
Mencari mana yang prioritas atau bukan untuk diri sendiri itu susah untuk diriku. Apakah kamu juga?
Terkadang menepi dari keramaian adalah pilihan yang tepat.bukan karena antisosial tapi karena muak dengan dunia yang rancu
ReplyDeletemampir juga di blok saya yang masih noob :(
ReplyDeletebloger sejak lahir
ReplyDelete