Alifkm
Ruang untuk berbagi cerita dan pengalaman
Thursday, November 3, 2022
Cerita Siang Hari
Tuesday, August 9, 2022
Persiapan Next Stage
Memberi ruang untuk sendiri, akupun tidak tau apa yang sebenernya aku inginkan. Sembari merenung dengan semua pikiran liarku, aku minum segelas kopi dan sepiring cake dengan suasana sejuk dan nyaman di salah satu coffeshop terkenal di Makassar. Aku berpikir untuk bagaimana bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya serta agar bisa menjadi seorang kepala keluarga yang bisa diandalkan, jika bukan dalam hal skill setidaknya aku bisa membayar orang yang mempunyai skill itu dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk menyejahterakan keluargaku dan sodara sodara aku.
Pagi ini aku membackup iPhone ku agar bisa segera kukirim ke Jawa. Yang mana pada awalnya aku ragu namun tidak setelah aku meyakinkan diri dengan mengobrol dengan sahabatku sendiri. Disinilah aku merasa bahwa diriku sendiri pun masih belum kuat untuk sendirian, aku merasa perlu sahabat serta teman untuk menemani dan ada. Begitupun juga yang kulakukan dengan sahabatku, ketika ia butuh aku akan ada untuk dirinya. Senang dan nyaman serta kerinduan ada ketika tidak ada.
Menangani masa depan yang kian kudekati aku harus menyiapkan apa saja yang aku perlukan untuk masa depanku ini, menjadi Pekerja Negara. Yang pertama dalam hal bersosialisasi harus bisa, setidaknya biasakanlah untuk mengobrol dengan orang lain untuk mengenalnya. Selain itu aku juga harus bisa untuk bernegosiasi untuk mendapatkan apa yang terbaik yang dibutuhkan oleh negara dengan rasa kemanusaiaan. Dilain hal pintar untuk mengoperasikan software Microsoft juga diperlukan untuk mudahnya memanaje data di Pemerintahan. Selain itu juga untuk membuktikan bahwa diri sendiri mempunyai bobot dan pantas di mata orang lain.
Banyak yang mau aku obrolkan dengan teman - teman, namun sayangnya begini sifat manusia, tidak sabaran. Aku pun harus berlatih bersabar diri untuk mendapatkan yang aku mau atau setidaknya yang terbaik untuk aku. Jika semuanya instan maka tidak perlu ada perjuangan, kebahagiaan, maupun kesuksesan.
Salam hangat untuk teman teman semua, sampai ketemu dilain kesempatan
Tuesday, May 31, 2022
Tersenyumlah :)
Berjalan terus menuju tak terbatas kata salah satu karakter anime terkenal itu. Saya menjadi bersemangat dalam menjalani hidup. Tatkala kita dipaksa keadaan untuk menjadi lebih dan lebih baik, di keadaan itu juga kita dipaksa untuk keluar dari zona nyaman kita masing-masing.
Sebelumnya terima kasih banyak untuk pembaca setia blog saya karena sudah membaca tulisan-tulisan dari saya dan menjadi teman-teman yang berarti buat saya, tanpa teman-teman saya tidak ada tempat untuk berbagi pengalaman dan bercerita jadi teima kasih banyak :)
Saya belajar untuk bagaimana tidak hanya sekedar bercerita kosong namun ingin juga berbagi pengalaman yang ada isinya serta belajar membagikan sedikit ilmu-ilmu yang saya pelajari serta alami dari suatu proses yang dinamakan kehidupan ini.
Pada saat saya masih sma terdapat cerita serta pengalaman baru untuk saya sendiri, dan bisa dibilang pengalaman itu akan diingat terus oleh saya menjadi kenangan dalam hidup saya. Salah satunya kedewasaan untuk menerima bahwa dalam bidang akademik saya tidak selalu beruntung dan menjadi yang paling atas, pada saat itu saya menyadari diri saya termasuk dari 10 terbawah dalam peringkat saat di SMP, sehingga saya diterima di SMA yang termasuk tidak diatas juga tidak dibawah alias di tengah-tengah. Malam hari tiba dengan perasaan khawatir saat itulah saya mendapatkan pengalaman pertama saya hampir satu minggu tidak nyenyak tidur, banyak pikiran serta perasaan khawatir. Saya belajar cara menghentikan kegiatan tersebut dengan menjebleskan kepala saya ke tembok beberapa kali sampai saya lelah dan sakit sendiri lalu kepala bisa terasa ringan dan saya pun tertidur.
Disitulah peningkatan tahap proses kehidupan dimulainya kehidupan remaja, karena sebelum itu saya rasa diri saya masih anak-anak yang belum mengenal apapun ataupun berpengalaman monoton.
Friday, May 20, 2022
Menjadi Dewasa
Pada hari ini sabtu, 21 Mei 2022 adalah hari ulang tahun dari adik Emyr, anak dari kakak pertama di keluarga Ayu. Mari kita panjatkan doa untuk Emyr agar bahagia dan tenang di surga serta ditempatkan di surga firdaus tempat para malaikat kecil tinggal. We love and miss Emyr so much 💓💓💓
Semua menjadi lebih jelas sekarang bahwa bagaimana kehidupan akan berlangsung, menjadi lebih tenang untuk aku hadapi, menjadi lebih hati - hati dalam berbagai hal, menjadi lebih baik dalam segala hal di setiap harinya. Dewasa tidak bisa digapai hanya dengan membaca dan belajar namun memerlukan pengalaman, pengalaman itu sendiri tidak mengenakan, pengalaman yang membuat hati serta jiwa terguncang hingga kita berjanji kepada diri kita sendiri untuk tidak akan mengulangi pengalaman tersebut di lain kesempatan.
Menurut teman - teman apa itu dewasa?
Friday, May 28, 2021
Tempat Kesayangan
Malam itu aku pergi seperti biasanya, tujuanku tidak lain adalah wifi id. Karena saat itu aku belum mempunyai wifi hanya tempat itulah tempat kesenanganku. Tidak seperti anak lain yang main ke warnet, aku karena berpikir lebih murah aja di wifi if. 2 jam untuk di warnet bisa dihabiskan satu hari di tempat itu. Karena tempatnya cukup sepi juga alasan aku menyukainya. Aku menyukai kesendirianku, nyaman saja engga harus ribut – rebut ataupun banyak masalah.
Aku main game, menonton film, menulis juga seperti sekarang ini, ataupun belajar hal – hal yang aku sukai seperti desain, video, ataupun coding. Aku seorang yang belajarnya lambat, aku bisa bilang itu karena sampai sekarangpun aku belum bisa menghasilkan uang dengan keahlianku itu. Sebentar, apakah itu dapat dijadikan sebagai acuan? Haha mungkin saja tidak ya tapi itu acuan dari diriku sendiri.
Kamu tahu semua yang aku lakukan dengan sukarela itu ialah hal yang benar – benar aku sukai. Sehabis pulang sekolah pasti aku ke tempat kesayanganku itu, jika tidak ada kegiatan lain yang lebih penting. Kan tidak selalu yang kita sukai bisa terpenuhi, ada kehidupan nyata atau hal yang lebih penting daripada itu, apa kalian mengalaminya juga?
Mencari mana yang prioritas atau bukan untuk diri sendiri itu susah untuk diriku. Apakah kamu juga?
Thursday, May 13, 2021
Bela
Halo perkenalkan, namaku Kira asal dari kota P, aku mempunyai bisnis pulsa dan jasa transfer bank di tokoku sendiri. Sekarang aku sudah berumur 24 tahun, aku sudah menjalani hidup hamper seperempat serratus tahun. Istilah yang cocok untuk umur sekarang ialah quarter life, dimana aku sendiri sedang mengalami yang biasa disebut quarter life crisis tersebut. Quarter Life sendiri ialah istilah psikologi yang merujuk pada keadaan emosional seperti kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan menentukan arah hidup yang umunya dialami oleh orang berusia 20 hingga 30 tahun.
Aku mengenal beberapa perempuan hebat yang pernah aku temui semasa hidupku, salah satunya waktu sekolah dasar maupun sekolah menengah juga di unicersitas maupun di jalanan. Semua membawa keanggunannya masing masing. Salah satunya ialah Bela. Seorang sahabat sekolah menengah yang pernah aku sukai bahkan aku juga pernah mencoba menjadikannya kekasihku namun karena hal itu pun ia perlahan menjauh dariku. Aku bertemu dengannya lagi baru ini di sebuah angkringan di tepi kota P.
Sejak dari dulu Bela masih saja cantik serta manis dengan kacamata merahnya. Ia lucu namun dengan tingkahnya namun baik dengan kepribadiannya. Saat itu ia mengucapkan salam dulu kepadaku. Aku pun terkejut dengan kehadiran sahabat lamaku, kebetulan Bela sendirian maka aku ajak untuk makan bersama. Sekedar untuk mengobrol – ngobrol mencari pelajaran hidup dan ceria karena berbagi cerita. Aku cerita banyak dengan Bela, ia pun juga, aku senang, aku harap iapun juga.
Takdir mempertumakan aku dan bela Kembali di sebuah café dekat stasiun kereta kota P. Ia dengan sahabat perempuannya. Serta aku dengan 2 temanku. Kami memutuskan untuk memisahkan diri terlebih dahulu dari teman – teman kami.
Saat kami mengobrol lagi entah kenapa semua terjadi begitu lancer mengalir tanpa hambatan, sepertinya kami menikmati momen kebersamaan seperti saat ini. Aku pun mengeluarkan kata kata secara tidak sengaja saking nyamannya. Mengajaknya untuk menikah denganku.
“Bel, kalo aku nikah sama kamu aku pasti akan Bahagia seumur hidupku” saat itu aku tidak berpikiran kedepannya. Kata itu terceplos saja tanpa ada unsur tanggung jawab didalamnya. Namun Bela menjawab “Iya boleh, Siapa tahu kalo belum dijalanin kan”. Deg, aku kaget namun juga Bahagia mendengar ceritanya. “Bel serius ini?” Bela pun menjawab “Iyaaa serius Kiraaa, mau kapan emang nikahnya?”
Setelah obrolan itu kami memutuskan untuk menikah minggu depan. Semua terjadi dengan lancarnya hingga setelah pernikahan, kami tinggal mengontrak di tepi Kota P, karena kami suka dengan suasananya yang tidak terlalu ramai juga tidak terlalu sepi. Kami berbahagia, setiap saat bersama, selalu menyenangkan satu sama lain, memnuhi kebutuhan satu sama lain juga. Hingga suatu saat aku kacau seperti hilang ingatan, karena aku lupa bahwa aku sudah menikah. Aku Kembali ke Toko lamaku dan tidur di tempat itu lagi selama beberapa hari. Aku tidak menyalakan hp utamaku, tokonya pun selalu kututup. Mengasingkan diri secara mendadak, penyakitku yang tidak wajar dan jarang sekali terjadi. AKu melupakan semuanya… Hingga Bela pun dating ke tokoku setelah mencariku kemana mana. Aku dipeluk oleh Bela dan diajaknya untuk Kembali pulang. Bela tidak marah dengaku, ia justru merangkulku, menemaniku hingga aku sudah hamper 25 tahun dengannya sekarang. Penyakitku sudah sembuh, semua karena Bela.
Terima Kasih Bela, kamu penyelamat hidupku, kamu sahabat terbaik dalam hidupku, kamu kekasih terbaik dalam hidupku, kamu yang terbaik bagiku.
Monday, May 3, 2021
Merapikan yang Berantakan
Menulis menjadi hal yang tabu untuk saya lakukan sekarang, karena tidak pernah terbesit lagi di pikiran selama ini. Semua menjadi abu - abu semenjak saya menjadi lebih pemikir, memikirkan yang seharusnya tidak dipikirkan.
Jauh dengan teman - teman saya membuat saya lebih menyendiri. Saya berusaha mencari kesenangan maupun ketenangan. Namun semua hal seperti sedang tidak ingin untuk saya capai, seperti mereka menolak kehadiran saya. Semuanya menjadi tidak mungkin, pikiran kemana - mana serta hidup seperti tidak memiliki tujuan. Hanya makan tidur dan bermain terus menerus. Apakah itu dapat disebut hidup tenang / menyenangkan?
Ada juga yang mengatakan kepada saya, bahwa saya sedang tidak bersyukur. Mungkin benar Tuhan sedang menguji saya dengan ujian ini. Seiring berjalannya waktu bukannya saya makin bersyukur malah makin ngawur. Hal yang tidak pernah saya lakukan malah justru saya lakukan.
Lalu apa yang harus saya perbuat. Tidak lain mungkin saya sedang lelah dengan fase kehidupan saya sekarang, rasanya seperti tidak ada perkembangan sama sekali. Mungkin karena itu.
Perlahan namun pasti, sedang saya coba menata lagi kehidupan saya yang berantankan ini. Rasanya nikmat, indah, dan bersyukur. Saya bisa bilang kepada diri saya sendiri bahwa saya hebat bisa melalui fase kehidupan ini.
Membaca buku menjadi hal yang saya rajin lakukan lagi sekarang. Asupan pengetahuan untuk otak merupakan makanan paling nikmat yang sekarang saya senangi. Hobi itu membawa ketenanagan dan rasa syukur yang besar dalam menjalani hidup.
Jadi teman - teman ada yang mau ngobrol? ataupun sekedar bertemu untuk bertukar pikiran lebih daripada lewat blog ini teman - teman bisa komen menggunakan email ataupun menghubungi social media saya. Terima kasih sudah sempat mampir membaca :)
Tuesday, February 16, 2021
Yuk Kita Ngobrol Pagi!
Berjalan seiring dengan waktu, saya jadi lebih memahami apa yang harus seharusnya saya lakukan dari dulu. Sebuah penyesalan mungkin lebih tepat. Ya saya akan membicarakan soal itu, tapi pernah apa engga si kamu? Hal yang sederhana seperti memilih sesuatu atau harusnnya begini dan begitu. Intinya saya dulu masih mempunyai rasa malu dan takut yang tidak tau ditempatkan dimana yang seharusnya, sehingga saya jadi bingung dan melakukan semua tanpa dipikirkan lebih dahulu dampak untuk kedepannya.
Kamu gimana udah makan belum? makan aja deh biar kenyang, kalo engga ya minum. Buat dirimu senyaman mungkin. Saya engga lebay ya, hanya mengingatkan kalau makan dan minum itu adalah cara untuk self-love.
Sebenarnya jika dari dulu saya sudah mengetahui pentingnya self-love mungkin engga seperti sekarang ini, tapi saya tetap bersyukur apa yang menjadikan saya seperti ini karena kejadian - kejadian yang sudah saya lewati hingga sekarang.
Jadi jangan lupa untuk sekali sekali mementingkan diri sendiri ya. Meskipun itu egois di orang lain namun kita tetap perlu melakukannya. Engga selamanya kamu harus menyenangkan orang lain, diri sendiri juga perlu. Karena self-love ialah proses mengenal lebih dalam diri sendiri.
Sunday, April 5, 2020
Apa Maknanya

Cerita Siang Hari
Sudah empat tahun berlalu, kuliahku sudah usai dan sekarang waktunya untuk perjalanan yang baru lagi. Next Stage of My Life, aku akan se...
-
Sudah empat tahun berlalu, kuliahku sudah usai dan sekarang waktunya untuk perjalanan yang baru lagi. Next Stage of My Life, aku akan se...
-
Memberi ruang untuk sendiri, akupun tidak tau apa yang sebenernya aku inginkan. Sembari merenung dengan semua pikiran liarku, aku minum seg...
